Batik Handayani

5 Motif Batik Burung yang Terkenal Indahnya

koleksi batik motif burung

Batik Burung dalam kain batik tulis, tidak terlepas dari proses pembuaatan motif yang secara khusus dibuat dengan kekhasan ragam perbatikan dari batik khas daerah Indonesia. Batik Burung Merak, Cendrawasih, Hantu hingga Blekok telah menghiasi ragam busana batik. Batik Burung ini melukiskan simbol kebesaran yang memiliki narasi cerita perjalanan asal usul dari mana rumah mereka berasal

Batik Burung Merak

Motif ini memakai gambar hias burung Merak memiliki nama yang berbeda di tiap daerah sesuai dengan komposisi motif batiknya.

Burung merak yang inspiratif sebagai tema dapat dimulai dari ragam bentuk sederhana sketsa batik burung, baik termasuk dalam kekhasan motif batik hewan yang mudah digambar, maupun dengan detail pengerjaan sketching.

Batik burung Merak sering dikombinasikan dengan beragam jenis motif gambar lainnya baik motif batik hewan kupu-kupu, maupun jenis hewan lainnya serta dipadukan pula dengan gambar bunga.

Pewarnaan yang menggunakan warna alami dari bumi Indonesia. Dengan karakter dan keindahan khas Nusantara Indonesia. Mencirikan hal yang paling mudah adalah, munculnya wana biru klasik pada warna nila yang menjadi warna latar batik tersebut.

Dengan kombinasi warna ungu pada ekor merak sebagai variasi keindahan warna, dan warna putih serta cokelat khas sogan Solo. Ciri lain yang bisa kita lihat adalah, menggunakan kombinasi berbagai warna apapun, tidak akan mengubah kompossi keindahan yang ada, semua akan merata dan terlihat indah dalam satu kesatuan batik tulis tradisional.

Motif merak yang menggambarkan keanggunan batik tulis sebagai busana khas bangsa Indonesia yang bisa dipakai untuk semua kalangan.

Batik Burung Cenderawasih

Identik dengan Phoenixnya Nusantara yang berasal dari kepulauan kepala Burung sebagai rumah habitatnya atau burung surga.

Gambarburung Cendrawasih sangat inspiratif menjadi ragam hias motif batik juga ukiran dan berbagai karya seni media visual.

Batik motif burung Cendrawasih, ialah kain batik yang dibuat dengan cara khas memakai motif utama keindahan burung mitos Nusantara, burung Cendrawasih yang berasal dari kepulauan kepala Burung di Indonesia.

Batik Burung Garuda

Burung Garuda ialah sejenis burung khas dari kepulauan Nusantara dan menjadi lambang Negara Indonesia. Garuda bernama lain Gaganeśwara yang berarti “Raja Langit”, Khageśwara yang bermakna ‘Raja Burung”.

Narasi Garuda bersumber dari kitab Mahabharata dan Purana yang berasal dari India, yang juga sumber cerita lakon wayang, baik wayang kulit maupun wayang geber serta dituangkan dalam motif perbatikan.

Batik Burung Hantu

Burung hantu, sebagai ragam hayati fauna Nusantara diantara beragam jenis burung seperti burung Kenari, burung Kacer, burung Garuda, burung cenderawasih dimana kesemuanya juga sama sama mengandung mitos.

Sebagian besar burung mitos di Jawa, dimulai dari jenis nama nama hewan pembawa keberuntungan, perilaku dan termasuk berkaitan dengan pemilik rumah yang mempercayainya.

Mitos burung dari perilakunya misalnya dari arti burung masuk rumah, kapan masuknya pada hari dan neptu serta pasarannya, sesuai dengan rumusan rumusan yang mengacu pada pethung hari menurut masyarakat Jawa.

Bila beberapa jenis burung pembawa rejeki bagi pemiliknya, maka ada pula jenis burung pembawa sial, juga benda pembawa keberuntungan, misalnya batu pembawa rezeki, dan barang barang tertentu yang dihindari.

Beragam jenis burung dibuat sebagai bentuk barang barang kerajinan serta dituangkan sebagai karya kerajinan relief ukiran kayu, hiasan dinding, perabotan mebel, souvenir, maupun furniture. Selain yang diterapkan pada seni tekstil terapan batik.

Batik Burung Blekok Srondol

batik burung blekok srondol dengan warna dasar merah yang sangat indah dan elegan
motif burung blekok srondol dengan warna dasar merah yang sangat indah dan elegan

Inilah yang khas dari batik semarangan, yakni burung Blekok Srondol. Tentunya sang perajin memiliki kebudayaan yang kental dengan ciri khas budaya Semarang

Ciri khas dari Batik Blekok Srondol ini ialah corak natural yang memang murni dari ide kreatifitas perajin batik hal itu akan menghasilkan kesan yang indah.

Batik Motif Blekok Srondol menggambarkan sepasang burung blekok yang sedang bercengkrama. Pola motif batik ini terinspirasi oleh keberadaan habitat burung burung Blekok liar yang terdapat di kawasan Srondol, Semarang. Burung-burung itu biasanya bertengger diantara cabang-cabang pohon asem yang ada di depan markas Benteng Rider di Srondol. Motif ini melambangkan keseimbangan lingkungan, baik alam maupun sosial.

Temukan Batik Burung Srondol di Batik Handayani

batik burung srondol blekok dengan warna perpaduan warna kuning, merah muda, dan biru terlihat sangat cerah
batik burung srondol blekok dengan warna perpaduan warna kuning, merah muda, dan biru terlihat sangat cerah

Motif batik Blekok Srondol yang sangat unik, ini dapat ditemukan di Toko Handayani, dengan warna gradasi yang indah membuat motif ini begitu cocok dipakai perempuan-perempuan muda

Cocok bagi yang menginginkan busana fashion yang elegan baik dalam kegiatan sehari-hari maupun kegiatan resmi yang bertaraf internasional.

Batik tulis ini dihargai sedikit mahal karena proses pewarnaannya yang membutuhkan waktu kurang lebih 6 bulan setelah selesai nembok.

Trend fashion tersebut terinspirasi dari narasi perkembangan sejarah kain etnik ragam koleksi batik lawas tradisional, dari batik burung tradisional sebagai penyampai pesan ungkapan keindahan.

Leave a Reply

Close Menu